Aplikasi Bikin Boros Baterai dan Solusinya

Aplikasi Bikin Boros BateraiSource: bing.com

Siapa yang tidak pernah merasakan baterai smartphone yang cepat habis? Hal ini tentu sangat mengganggu aktivitas sehari-hari. Apalagi jika kamu sedang berada di tempat yang sulit mencari sumber daya listrik, seperti saat bepergian atau saat listrik mati. Kondisi tersebut bisa semakin parah jika kamu menggunakan aplikasi yang boros baterai.

Untuk itu, kamu perlu mengetahui aplikasi apa saja yang bisa membuat baterai smartphone kamu boros dan bagaimana solusinya. Berikut ini beberapa aplikasi yang seringkali menjadi penyebab baterai cepat habis:

1. Aplikasi Sosial Media

Aplikasi Sosial MediaSource: bing.com

Aplikasi sosial media seperti Facebook, Instagram, dan Twitter seringkali menjadi penyebab utama baterai smartphone kamu boros. Hal ini karena aplikasi ini terus-menerus melakukan sinkronisasi dan notifikasi.

Solusinya adalah dengan mematikan notifikasi dari aplikasi sosial media tersebut. Kamu juga bisa mengatur agar sinkronisasi hanya dilakukan saat kamu membuka aplikasi tersebut. Selain itu, kamu juga dapat menghindari membuka aplikasi sosial media terlalu sering.

2. Aplikasi Gaming

Aplikasi GamingSource: bing.com

Aplikasi gaming biasanya menggunakan grafis dan suara yang lebih tinggi dari aplikasi lainnya. Hal ini tentu membutuhkan banyak sumber daya baterai. Selain itu, aplikasi gaming juga biasanya mengunduh data tambahan saat pertama kali dibuka.

Solusinya adalah dengan mengurangi penggunaan aplikasi gaming. Kamu juga bisa mengurangi setting grafis dan suara pada aplikasi tersebut untuk menghemat baterai. Selain itu, pastikan kamu sudah mengunduh semua data tambahan sebelum memulai permainan.

3. Aplikasi Penghemat Baterai

Aplikasi Penghemat BateraiSource: bing.com

Aplikasi penghemat baterai seharusnya membantu menghemat penggunaan baterai smartphone kamu. Namun, banyak aplikasi semacam ini yang justru menggunakan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan memilih aplikasi penghemat baterai yang terpercaya. Beberapa aplikasi penghemat baterai yang terpercaya antara lain Greenify, Battery Doctor, dan DU Battery Saver.

4. Aplikasi Kamera

Aplikasi KameraSource: bing.com

Aplikasi kamera biasanya membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar karena harus menggunakan fitur flash, autofocus, dan stabilizer. Selain itu, aplikasi kamera juga biasanya menggunakan sumber daya baterai yang lebih besar saat pengambilan foto atau video.

Solusinya adalah dengan mengurangi penggunaan fitur-fitur yang tidak diperlukan. Kamu juga bisa mengurangi pengambilan foto atau video secara berturut-turut untuk menghemat baterai.

5. Aplikasi Musik

Aplikasi MusikSource: bing.com

Aplikasi musik biasanya membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar karena harus terus-menerus memutar musik. Hal ini tentu akan mempercepat konsumsi baterai smartphone kamu.

Solusinya adalah dengan mengurangi penggunaan aplikasi musik. Kamu juga bisa mengurangi penggunaan aplikasi musik saat sedang tidak digunakan atau menggunakan headphone untuk meminimalkan penggunaan speaker smartphone.

6. Aplikasi GPS

Aplikasi GpsSource: bing.com

Aplikasi GPS seperti Google Maps seringkali menjadi penyebab baterai cepat habis. Hal ini karena aplikasi ini terus-menerus memperbarui lokasi kamu.

Solusinya adalah dengan menggunakan aplikasi GPS hanya saat dibutuhkan. Kamu juga bisa mematikan fitur GPS saat sedang tidak digunakan.

7. Aplikasi VPN

Aplikasi VpnSource: bing.com

Aplikasi VPN biasanya membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar karena harus terus-menerus melakukan koneksi internet. Hal ini tentu akan mempercepat konsumsi baterai smartphone kamu.

Solusinya adalah dengan mengurangi penggunaan aplikasi VPN. Kamu juga bisa mematikan aplikasi VPN saat sedang tidak digunakan.

8. Aplikasi Browser

Aplikasi BrowserSource: bing.com

Aplikasi browser seperti Google Chrome atau Mozilla Firefox biasanya membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar karena harus terus-menerus melakukan koneksi internet. Hal ini tentu akan mempercepat konsumsi baterai smartphone kamu.

Solusinya adalah dengan mengurangi penggunaan aplikasi browser. Kamu juga bisa mengurangi penggunaan aplikasi browser saat sedang tidak digunakan.

9. Aplikasi Pembersih Sampah

Aplikasi Pembersih SampahSource: bing.com

Aplikasi pembersih sampah seharusnya membantu membersihkan smartphone dari file-file yang tidak diperlukan. Namun, banyak aplikasi semacam ini yang justru menggunakan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan menggunakan aplikasi pembersih sampah yang terpercaya. Beberapa aplikasi pembersih sampah yang terpercaya antara lain CCleaner, AVG Cleaner, dan Clean Master.

10. Aplikasi Komunikasi

Aplikasi KomunikasiSource: bing.com

Aplikasi komunikasi seperti WhatsApp atau LINE biasanya membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar karena harus terus-menerus melakukan koneksi internet. Hal ini tentu akan mempercepat konsumsi baterai smartphone kamu.

Solusinya adalah dengan mengurangi penggunaan aplikasi komunikasi. Kamu juga bisa mematikan notifikasi dari aplikasi komunikasi tersebut.

11. Menggunakan Wallpaper Bergerak

Wallpaper BergerakSource: bing.com

Wallpaper bergerak biasanya membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar karena harus terus-menerus memproses animasi. Hal ini tentu akan mempercepat konsumsi baterai smartphone kamu.

Solusinya adalah dengan mengganti wallpaper menjadi gambar statis. Kamu juga bisa memilih gambar yang kurang rumit agar tidak memakan banyak sumber daya baterai.

12. Menggunakan Live Wallpaper

Live WallpaperSource: bing.com

Live wallpaper adalah wallpaper yang bisa bergerak dan berubah-ubah sesuai dengan waktu atau sentuhan. Hal ini tentu membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan mengganti live wallpaper menjadi gambar statis. Kamu juga bisa memilih live wallpaper yang kurang rumit agar tidak memakan banyak sumber daya baterai.

13. Menggunakan Animasi di Launcher

Animasi Di LauncherSource: bing.com

Animasi di launcher biasanya membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar karena harus terus-menerus memproses animasi saat membuka aplikasi atau menu.

Solusinya adalah dengan mengurangi penggunaan animasi di launcher. Kamu juga bisa memilih launcher yang lebih ringan agar tidak memakan banyak sumber daya baterai.

14. Menggunakan Fitur Always-On Display

Always-On DisplaySource: bing.com

Fitur always-on display adalah fitur yang memungkinkan layar tetap menyala meskipun smartphone kamu dalam keadaan tidur. Hal ini tentu membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur always-on display. Kamu juga bisa menggunakan fitur double-tap to wake yang lebih hemat baterai.

15. Menggunakan Fitur Smart Lock

Smart LockSource: bing.com

Fitur smart lock adalah fitur yang memungkinkan smartphone kamu tetap terkunci meskipun kamu berada dalam jarak yang aman dari smartphone tersebut. Hal ini tentu membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur smart lock. Kamu juga bisa menggunakan fitur kunci layar yang lebih sederhana untuk menghemat baterai.

16. Menggunakan Fitur NFC

NfcSource: bing.com

Fitur NFC adalah fitur yang memungkinkan smartphone kamu melakukan pembayaran atau transfer data hanya dengan mendekatkan smartphone ke perangkat lain yang juga memiliki fitur NFC. Hal ini tentu membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur NFC. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini hanya saat dibutuhkan.

17. Menggunakan Fitur Bluetooth

BluetoothSource: bing.com

Fitur Bluetooth biasanya membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar karena harus terus-menerus melakukan koneksi dengan perangkat lain. Hal ini tentu akan mempercepat konsumsi baterai smartphone kamu.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur Bluetooth saat sedang tidak digunakan. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini hanya saat dibutuhkan.

18. Menggunakan Fitur Wifi

WifiSource: bing.com

Fitur Wifi biasanya membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar karena harus terus-menerus melakukan koneksi dengan jaringan Wifi. Hal ini tentu akan mempercepat konsumsi baterai smartphone kamu.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur Wifi saat sedang tidak digunakan. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini hanya saat dibutuhkan.

19. Menggunakan Fitur Mobile Data

Mobile DataSource: bing.com

Fitur mobile data biasanya membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar karena harus terus-menerus melakukan koneksi dengan jaringan seluler. Hal ini tentu akan mempercepat konsumsi baterai smartphone kamu.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur mobile data saat sedang tidak digunakan. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini hanya saat dibutuhkan.

20. Menggunakan Fitur Tethering

TetheringSource: bing.com

Fitur tethering adalah fitur yang memungkinkan smartphone kamu menjadi hotspot untuk perangkat lain. Hal ini tentu membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur tethering saat sedang tidak digunakan. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini hanya saat dibutuhkan.

21. Menggunakan Fitur USB Tethering

Usb TetheringSource: bing.com

Fitur USB tethering adalah fitur yang memungkinkan smartphone kamu menjadi modem untuk perangkat lain melalui koneksi USB. Hal ini tentu membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur USB tethering saat sedang tidak digunakan. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini hanya saat dibutuhkan.

22. Menggunakan Fitur VPN

VpnSource: bing.com

Fitur VPN adalah fitur yang memungkinkan kamu mengakses internet secara aman dan pribadi. Hal ini tentu membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur VPN saat sedang tidak digunakan. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini hanya saat dibutuhkan.

23. Menggunakan Fitur Sync

SyncSource: bing.com

Fitur sync adalah fitur yang memungkinkan sinkronisasi data antara smartphone kamu dengan akun Google atau akun lainnya. Hal ini tentu membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur sync saat sedang tidak digunakan. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini hanya saat dibutuhkan.

24. Menggunakan Fitur Assist

AssistSource: bing.com

Fitur assist adalah fitur yang memungkinkan smartphone kamu melakukan tindakan otomatis saat terjadi situasi tertentu, seperti mode senyap saat sedang rapat. Hal ini tentu membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur assist saat sedang tidak digunakan. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini hanya saat dibutuhkan.

25. Menggunakan Fitur Google Assistant

Google AssistantSource: bing.com

Fitur Google Assistant adalah fitur yang memungkinkan kamu melakukan tindakan dengan menggunakan suara. Hal ini tentu membutuhkan sumber daya baterai yang lebih besar.

Solusinya adalah dengan mematikan fitur Google Assistant saat sedang tidak digunakan. Kamu juga bisa menggunakan fitur ini hanya saat dibutuhkan


Posted

in

by

Tags:

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *